mampir dan mengintip

Wednesday, July 22, 2009

Kata Hati yang Terbungkam

Ternyata, langkah yang sudah sepenuhnya yakin bakal gue ambil, terjegal oleh banyak hal, mulai dari opini teman dan sahabat, sampai atasan gue sendiri. Tadinya gue udah mantap banget untuk meninggalkan this what so called luxury, tapi entah kenapa kalimat-kalimat dari temen-temen dan sahabat gue bikin gue menarik mundur rencana dan meredam hasrat untuk bisa menulis dan berkreasi dengan bebas.

Ini berkah, bisa jadi musibah.

Yup.

Akhirnya gue stay disini.. melanjutkan pekerjaan sebagai penulis skenario sinetron. Hey.. bukannya apa yang lo hadapin sekarang ini adalah sebuah keberuntungan?!

Mungkin ya.. mungkin juga tidak.

Gue merasa lebih yakin sama diri gue sendiri, masalah rejeki sudah diatur sama yang Di Atas.

Sudah sedari dulu, gue merasa yakin bakal menjadi seorang penulis.. dan gue memantapkan diri gue untuk mewujudkan keyakinan yang lama kelamaan berubah menjadi obsesi dan impian, menjadi sebuah kenyataan. Gue diberkahi anugerah yang begitu besar oleh Tuhan: Bisa menghasilkan ide-ide cerita yang brilian. Dan gue merasa terpanggil untuk segera menuangkannya kedalam tulisan... menjadi sebuah Novel, dan Film.

GUe yakin sepenuh keimanan gue terhadap diri gue sendiri, bahwa gue bisa menjadi apa yang gue inginkan: To be a GREAT writer.

Tapi persoalannya, sekarang ini gue sama sekali ngga punya tabungan. " So what you gonna do to extend your life?" My bestfriend said.

Mereka begitu mengkhawatirkan, bahkan sangsi, gue bisa menghidupi diri gue sendiri, dan mereka sudah memprediksi gue bakal balik lagi ke mereka dan memohon bantuan untuk menyambung hidup.

Gosh.. sebegitu lemahnya kah gue? memang kalo diliat dengan mata telanjang, hal tersebut seems too absurd to be true. Tapi, entah kenapa, ini bisa menjadi batu loncatan gue, dan gerbang yang bisa membuka gue menuju level selanjutnya.

Gue merasa menjadi seorang pengecut sekarang ini... dan gue -jujur- takut dan sangat khawatir, dengan gue melanjutkan tinggal disini, maka kreatifitas gue akan bener-bener terbelenggu, dan tiba-tiba aja mati.. sehingga gue tidak bisa berkreasi lagi.

Kalau udah kayak gini...

SIAPA YANG MAU BERTANGGUNG JAWAB!?

OK... GUe stay disini, bukan karena gue terpengaruh dengan kekhawatiran sahabat-sahabat gue tentang kehidupan gue yang bakal gue jalanin nanti, tanpa pemasukan. Gue sama sekali tidak takut dengan apa yang terjadi. Selama gue bisa memiliki tempat yang nyaman buat nulis, dan gue bisa menikmatinya seharian penuh,. senin sampai jum'at, tanpa distraksi, gue yakin gue akan baik-baik aja.

GUe Stay disini.. untuk berterimakasih atas perhatian, cinta kasih dan kepedulian yang udah mereka berikan ke gue. Gue sangat terharu, dan sangat menghargainya.

Tapi satu hal, guys.. i cant stay here quite any longer..

Tuesday, July 7, 2009

Time to starts a new journey!

I feel lost. The life concept i've been using seems has some degeneration. It's getting narrower, or it's me who getting older? It's not as brave as before... seems too many things to think before i make a decision. Too many consideration as if this life has been changes into a dangerous play ground, so i should play more carefully.

Beberapa tahun yang lalu aku selalu bisa menjalani hidup dengan keberanian. Melakukan apa yang ingin aku lakukan tanpa harus terlalu banyak mempertimbangkan. Just do it. Tapi sekarang.. setelah semua yang aku inginkan menjadi kenyataan, kenapa aku malah takut untuk mengambil langkah memulai babak baru? untuk meraih impian yang lebih besar!!! Tapi masih terlalu banyak pertimbangan.. huffff...

Ah, mungkin sekarang aku mulai memikirkan keluarga dan masa depan. Tapi apa iya harus merubah pendirian? Atau kasarnya, menjadi pengecut...? Aku seperti terperangkap dalam sebuah kotak bernama zona aman. Padahal setahun yang lalu aku mempunyai keberanian untuk mendobraknya! Tapi sekarang, kenapa..?


Ok, i should refresh my brain. Inget ga, kalo lo pernah hidup tanpa duit sepeserpun di dompet...?
Nah.. lo juga bisa bertahan dengan keadaan sekarang. Tinggal gedein nyali aja!


Baiklah.. Mungkin sudah saat nya aku kembali memulai petualangan.. yaay! Aku akan menjadi supir taxi atau barista di Starbucks. hihi..

Wednesday, May 20, 2009

Hujan penghujung Mei

Aku gundah. Hujan itu membuatku ragu dan gelisah. Kini aku lemah... kemanakah gairah itu? Membuatku melangkah bak pecundang. disapu angin kering dibawah sorotan matahari terik.
Apakah ini semua karena aku terlalu asyik dengan dunia sendiri?

Salahkah aku..?

Karena diluar terlalu berbahaya.. orang bicara bukan karena fakta, melainkan emosi impulsif yang keluar saat itu juga.
Lantas Bagaimana menyikapi kehidupan liar ini? Opini berkeliaran bebas tanpa perduli ada yang tersakiti, entah itu perasaan entah itu kebenaran.

Dan jalan satu-satunya adalah diam, atau berbicara dengan hati nurani. Seperti kata Dewi lestari, imbuhkan titik ketika kita sudah mengalami, dan tanda tanya untuk semua hal yang belum kita alami atau saksikan dengan mata kepala sendiri.

Dan kesimpulanpun akan berdiri kokoh bukan hanya sebagai pemikiran absur semata.

Wednesday, April 30, 2008

Ajari aku melihat kedalaman.

Ajari aku , melihat kedalaman.
melipat curiga dengan berbaik sangka,menghapus prasangka dengan menyapa.
ajari aku, melihat kedalaman.
Semua permukaan itu penipu, karena kedalaman adalah rupa yang sebenarnya.
letaknya jauh, tidak ada jarak yang bisa menyampaikan kita padanya, sang kebenaran itu, melainkan dengan apa yang punya, Hati.
Ya, letak kebenaran ada didalam hati.
untuk mencapainya dibutuhkan sedikit kerja keras untuk melunakan ego dengan tidak membiarkan dirikita terlarut dalam godaan basah prasangka dan nikmatnya mempergunjingkan.
Ego itu anaknya setan.. dan manusia adalah ladang bermain bagi ibu, ayah dan anak setan,

Thursday, April 24, 2008

.......

ok. what was going on when the distance is so nothing between you? you feel not as free as birds, you want to set your self free, and you take all of those love just for granted. gosh.. i really missed that moment. the time that let me be the most luckiest guy ever. i want you beside me, right here right now.. dont go away even just for a step, this heart cannot stand in a beat without you pimping it.


leettt it gooooo!!!!!!!!!!! damn... damn... damn..... what should i do??? its keep running on my head.. everything always remind me to you, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhh.....
its not health anymore, and its not love anymore........

Vito come home

dari jejak tali ari yang terkubur dalam bumi, atau mungkin dihanyutkan sungai bening.. ke hilir tempat tautan harapan ayah dan bunda, ia melangkah menelusuri tilas masa lalu. kelebatan kenangan yang manis maupun menyayat hati menerobos masuk seiring udara yang berhembus dari ruangan bebas tekanan seturunnya ia dari pintu pesawat.
Hujan gerimis.. sebuah sambutan hangat dari langit untuknya.
Dia sedang mengunjungi tanah kelahirannya. aku disini merasa takut..
kenapa aku merasakan kehilangan?
dia hanya pergi sepuluh hari, namun kesan yang ditinggalkan adalah ia akan tinggal disana untuk selamanya.
Vito, pergi janganlah tidak kembali..

Saturday, April 19, 2008

sedikit fakta mengenai kebahagiaan

ternyata.. kebahagiaan tidak datang ketika engkau mencarinya untuk dirimu sendiri. namun kebahagiaan datang ketika kamu membagi-bagikannya untuk orang lain. obsesi untuk membahagiakan diri sendiri, ternyata secara tidak langsung menjauhkan diri kita dari kebahagiaan.. mungkin bagi kita yang terobsesi untuk menjadi bahagia namun tidak kunjung mendapat kebahagiaan itu, sudah saatnya kita merubah sudut pandang kita, dan menentukan objek siapa yang haru skita bahagiakan. dengan membagi-bagi kebahagiaan, kita mendekatkan kebahagiaan untuk diri kita sendiri.